Menu

Spot Sunrise Baru di Jogja: Ngelo

Spot sunrise baru di Jogja ini terletak di jalur menuju Puncak Bucu. Tepatnya, di dusun Ngelosari. Sebenarnya, bukan tempat yang dikhususkan untuk wisata, melainkan tempat yang sehari-hari mudah dijumpai. Tetapi, menjadi istimewa pada saat yang berbeda.

Spot sunrise baru di Jogja 1

Saya mengurangi porsi waktu dan tenaga untuk pekerjaan terjemahan dan penyuntingan selama beberapa hari terakhir untuk menyusun rencana memotret dari spot ini. Saya juga berharap agar cuaca lebih bersahabat sehingga tidak terlalu banyak mendung.

Baru beberapa waktu belakangan tersingkap tempat ini kepada saya. Saya katakan “tersingkap” karena, sebelumnya tidak saya perhatikan betul walaupun sudah sering melintasi jalur ini. Mungkin juga karena saya lebih sering melintasi jalur ini saat siang, saat cahaya terlalu kuat untuk foto.

Selain itu, pemandangan yang ditawarkan spot sunrise baru di Jogja ini memang kalah wah ketimbang area Kebun Buah Mangunan. Apalagi, pada musim kemarau seperti saat saya memotret matahari terbit tempo hari. Yang jelas, spot sunrise-an ini murah, tak dipungut bayaran sepeser pun.

Kita tinggal parkir motor di tepi jalan, lalu memilih tempat memotret — atau tempat duduk kalau memang hanya ingin menikmati suasana matahari terbit. Tidak ada warung, rumah pohon, toilet, atau fasilitas khas tempat wisata lain. Pemandangan yang menyegarkan mata hanya terbentang pada pagi hari saja.

Kalau kita tidak terlambat, kita bisa menyaksikan momen-momen atau fase-fase terbitnya matahari. Dan, kalau keterampilan memotret cukup bagus, tentu bisa jadi foto yang menarik. Lampu-lampu Piyungan dan sekitarnya belum padam, tetapi langit di atas sudah merona ungu.

Spot sunrise baru di Jogja 2

Kita harus tiba di sini sebelum pukul lima pagi atau saat hari masih remang. Matahari akan muncul dari balik punggung pegunungan tempat terdapat Bukit Bintang dan Watu Amben di selatan, serta Candi Boko dan Candi Ijo di utara.

Tentu, kemunculan matahari di spot sunrise baru di Jogja ini bergantung musim. Saat saya ke sini, musim kemarau sedang parah-parahnya, dan mendung tebal membentang di sisi selatan. Matahari oranye kelihatan sedikit sekitar pukul enam, lalu disembunyikan mendung hingga cahayanya menjadi keperakan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *