Menu

Minggu

Ini hari yang sulit untuk disikapi. Di hari minggu, kau senang karena dapat membaca puisi, cerpen, esai, dan resensi buku baru di koran-koran – meski sesekali kau bangun terlalu siang dan kehabisan koran atau sedang bokek. Namun, setelah itu kau merasa abnormal: kau tetap bekerja di hari minggu sementara kolega-kolegamu libur.

Namun sudah bertahun-tahun ini kau merasa abnormal begitu – jika abnormal berarti kau tetap bekerja di hari di mana lazimnya orang-orang lain libur. Abnormal untuk orang lain terkadang dapat menjadi normal untukmu. Tentu soal abnormal itu bukan hanya dalam pekerjaanmu, namun kau tak merasa perlu untuk menyusunnya dalam sebuah daftar.

Kau lebih suka menunjukkan yang abnormal-abnormal itu dalam sesuatu, entah tulisan di blog, puisi, cerpen, atau kicauan di media sosialmu.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *