Menu

Bengawan Solo Purba: Jalan Ngeri

Bengawan Solo Purba terletak di dekat Pelabuhan Sadeng, Gunung Kidul. Jalur ini tentu menantang orang yang suka merangsang adrenalin dengan ketinggian atau naik gunung.

bengawan solo purba

Atau yang ingin melakukan terapi rasa takut ketinggian akut — seperti saya.

Objek wisata ini (jika memang bisa disebut begitu) menawarkan pemandangan dari ketinggian di tepi jalan aspal, seperti Bukit Bintang di dekat Patuk.

Jangan coba-coba ngebut karena jurang menganga tepat setelah sebuah tikungan tajam.

Bedanya, dari ketinggian ini tidak terlihat pemandangan kota saat siang atau tebaran lampu bak kunang-kunang saat malam. Selain itu, saya kira titik ini jauh lebih tinggi dan curam!

Jika Anda datang dari arah Wonosari menuju Pelabuhan Sadeng, Bengawan Solo Purba ini terletak di sisi kiri jalan.

Jangan coba-coba ngebut karena jurang menganga tepat setelah sebuah tikungan tajam. Lagi pula, ada peringatan bahwa aspal retak.

Saya selalu mengendarai motor agak ke tengah saat lewat jalur ini. Pasalnya, saat melirik ke kiri, tulang dan persendian serasa dilolosi dari sekujur badan.

Apa lagi, tidak seluruh bagian pinggir jalur ini dilengkapi dengan pagar pengaman. Buyar sedikit, tentu orang bisa terjun bebas.

Saya sudah dua kali melewati titik ini. Pertama, setelah menjelajah ke Pantai Srakung. Saya tidak singgah karena begitu terkejut dengan sisi kiri jalan yang sangat curam.

Kali kedua, saat saat saya mencari Pantai Krokoh tetapi justru tersesat hingga Pantai Sembukan dan Pantai Nampu. Ini kali saya berani berhenti.

Pemandangan ke sisi seberang didominasi warna hijau hutan di lereng pegunungan. Di bawah sana tampak petak-petak sawah.

Dan sedikit melongok ke bawah. Ternyata tebing tidak securam bayangan saya. Setidaknya, masih ada sedikit lereng, bahkan juga tangga semen pendek menuju sepetak tanah sempit.

Pemandangan ke sisi seberang didominasi warna hijau hutan di lereng pegunungan. Di bawah sana tampak petak-petak sawah.

Dua buah papan di sisi jalan menyajikan informasi tentang Bengawan Solo Purba.

Saya tak paham geologi. Tapi, intinya, menurut papan itu, dulu sekali Bengawan Solo bermuara di pantai selatan Jawa. Lalu, proses geologis mengubah aliran air ke pesisir utara hingga sekarang.

Saya hanya berani lewat jalur Bengawan Solo Purba itu saat siang. Tak terbayangkan jika harus lewat di sana malam-malam!

Jika ingin sedikit merasakan sensasinya, silakan cek video ini atau coba langsung saja.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *